Kamis, 03 Mei 2012

TENTANG SMPTN 2012


SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) TAHUN 2012
JALUR UJIAN TERTULIS
 
1.    LATAR BELAKANG
Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan merupakan salah satu jalur SNMPTN yang diharapkan mampu memprediksi keberhasilan calon mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu di perguruan tinggi. Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan validitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang memadai. Disamping itu, soal SNMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum yang diprediksi menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bidang Studi Dasar, Tes Bidang Studi IPA, dan Tes Bidang Studi IPS. Ujian Keterampilan dilakukan untuk mengukur kemampuan dalam bidang ilmu Seni dan Keolahragaan.

2.    TUJUAN
  1. Menjaring calon mahasiswa yang diprediksi berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
  2. Memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu program studi di PTN
  3. Memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah tanpa harus memperhatikan kesamaan lokasi antara calon peserta dan PTN yang dipilih.
3.    KETENTUAN UMUM DAN PERSYARATAN
3.1    Ketentuan Umum
Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan adalah mekanisme seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui ujian tertulis dan keterampilan yang dilakukan serentak secara nasional. Lokasi pelaksanaan SNMPTN dibagi menjadi 4 (empat) wilayah. Penjelasan tentang pembagian wilayah dapat dilihat dalam Panduan Peserta yang dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.

3.2    Persyaratan
3.2.1.    Pendaftaran
  1. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2010, 2011, dan 2012. Lulusan tahun 2010 dan 2011 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara dan lulusan tahun 2012 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
  2. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di perguruan tinggi.
  3. Tidak buta warna bagi program studi tertentu.
3.3.2.    Penerimaan
Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, lulus seleksi Jalur Ujian Tertulis SNMPTN 2012, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

4.    PENDAFTARAN DAN TATA CARA PENDAFTARAN
  1. Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.snmptn.ac.id.
  2. Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.snmptn.ac.id mulai tanggal 30 April 2012.
  3. Pendaftaran online dimulai dari tanggal 10 Mei 2012 pukul 08.00 WIB s.d 31 Mei 2012 pukul 22.00 WIB.
5.    JENIS UJIAN
5.1.    Ujian Tertulis
Ujian Tertulis terdiri dari:
a.    Tes Potensi Akademik (TPA)
b.    Tes Bidang Studi (TBS) Prediktif:
i.    Tes Bidang Studi Dasar terdiri atas mata ujian Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
ii.    Tes Bidang Studi IPA terdiri atas mata ujian Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
iii.    Tes Bidang Studi IPS terdiri atas mata ujian Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

5.2.    Ujian Keterampilan:
Ujian Ketrampilan diperuntukkan bagi peminat:
  1. Program Studi bidang Ilmu Seni
  2. Program Studi bidang Ilmu Keolahragaan
6.    PENYELENGGARAAN UJIAN KETERAMPILAN UNTUK PROGRAM STUDI BIDANG ILMU SENI DAN BIDANG ILMU KEOLAHRAGAAN
Peserta ujian yang memilih program studi bidang Ilmu Seni dan/atau Ilmu Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan yang dilaksanakan pada tanggal 14 dan/atau 15 Juni 2012. Peserta Ujian dapat mengikuti Ujian Keterampilan di PTN yang memiliki program studi yang dipilih. Daftar PTN yang memiliki program studi penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.snmptn.ac.id.

7.    JADWAL UJIAN
7.1.    Ujian Tertulis
Selasa, 12 Juni 2012    :    Tes Potensi Akademik dan Tes Bidang Studi Dasar
Rabu,   13 Juni 2012    :    Tes Bidang Studi IPA dan Tes Bidang Studi IPS
7.2.    Ujian Keterampilan
Ujian Keterampilan dilaksanakan pada tanggal 14 dan/atau 15 Juni 2012.

8.    PENILAIAN HASIL UJIAN
     Penilaian hasil ujian menggunakan ketentuan sebagai berikut:
      Jawaban BENAR    :    + 4
      Jawaban SALAH    :    -  1
      Tidak Menjawab    :      0

Penilaian dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu, setiap mata ujian harus dikerjakan sebaik mungkin dan tidak ada yang diabaikan.

9.    KELOMPOK UJIAN
     Kelompok ujian tertulis SNMPTN terbagi menjadi 3 (tiga):
a.    Kelompok Ujian IPA
b.    Kelompok Ujian IPS
c.    Kelompok Ujian IPC
Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian IPA, IPS, atau IPC tidak harus sesuai dengan jurusan SMA/MA/SMK/MAK yang bersangkutan.

10.     KELOMPOK PROGRAM STUDI DAN JUMLAH PILIHAN
  1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Program Studi kelompok IPA dan IPS.
  2. Setiap peserta kelompok ujian IPA atau IPS dapat memilih maksimal 2 (dua) program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti.
  3. Setiap peserta kelompok ujian IPC dapat memilih maksimal 3 (tiga) program studi dengan catatan minimal satu program studi kelompok IPA dan satu program studi kelompok IPS.
  4. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  5. Peserta ujian yang memilih hanya 1 (satu) program studi, pilihan program studi dapat dari PTN di Wilayah mana saja.
  6. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus dari PTN yang berada dalam satu Wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat dari PTN di luar Wilayahnya.
  7. Daftar program studi, daya tampung tahun 2012, dan jumlah peminat tahun 2011 dapat dilihat di laman http://www.snmptn.ac.id.
11.     BIAYA SELEKSI UJIAN TERTULIS DAN KETERAMPILAN
Biaya seleksi Jalur Ujian Tertulis dan Keterampilan adalah :
  1. Rp.150.000,00 (Seratus lima puluh ribu rupiah) per peserta untuk kelompok IPA atau kelompok IPS.
  2. Rp.175.000,00 (Seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) per peserta untuk kelompok IPC (IPA dan IPS).
  3. Rp.150.000,00 (Seratus lima puluh ribu rupiah) per peserta per ujian keterampilan bagi yang memilih program studi yang mempersyaratkan Jalur Ujian Keterampilan.
  4. Biaya ujian dibayarkan ke Bank Mandiri.
  5. Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.
12.     PENGUMUMAN HASIL UJIAN
Hasil ujian akan diumumkan pada hari Sabtu, 7 Juli 2012 mulai pukul 19.00 WIB dan dapat diakses di laman http://www.snmptn.ac.id.

13.    PESERTA PELAMAR BIDIKMISI
  1. Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  2. Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  3. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Ditjen Dikti akan memperoleh KAP dan PIN untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis melalui laman http://ujian.snmptn.ac.id, tanpa harus membayar biaya ujian.
  4. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan seleksi Jalur Undangan atau dinyatakan tidak diterima melalui seleksi Jalur Undangan, maka KAP dan PIN dapat digunakan kembali untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis tanpa harus membayar biaya ujian.
  5. Apabila calon peserta Bidikmisi telah dinyatakan lulus melalui seleksi Jalur Undangan dan berkeinginan untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya ujian dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.
14.    LAMAN  RESMI DAN ALAMAT PANITIA PELAKSANA
  1. Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman resmi http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui Twitter SNMPTN: @2012snmptn, Facebook (http://www.facebook.com/groups/snmptn), http://halo.snmptn.ac.id, dan call center: 08041450450
  3. Alamat Panitia SNMPTN 2012: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl. Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689, e-mail: panitia@snmptn.ac.id.
15.     LAIN-LAIN
Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN 2012 akan diinformasikan melalui laman SNMPTN 2012 dan menjadi bagian dari Prosedur Operasional Baku (POB) SNMPTN 2012.

FAKTA UNIK TENTANG FACEBOOK

Jakarta - Facebook memang fenomenal. Situs yang diotaki pemuda bernama Mark Zuckerbeg ini sekarang memiliki lebih dari 500 juta pengguna. Ingin tahu beberapa hal menarik soal Facebook dalam angka? Simak berikut ini, seperti detikINET kutip dari DailyMail, Rabu (2/3/2011):



  • 1 dari 13 orang di dunia saat ini memiliki sebuah akun Facebook. Lebih dari separuhnya log in setiap hari.
  • 2% dari seluruh pencarian di Google tahun 2010 lalu mengandung kata Facebook.
  • 4 Februari 2004 adalah tanggal ketika Mark Zuckerberg meluncurkan Facebook kala dia masih menjadi mahasiswa di Universitas Harvard.
  • Rata-rata 8 friend request dikirimkan oleh seorang pengguna Facebook tiap bulan.
  • Mark Zuckerberg memiliki 24% saham di Facebook. Salah satu pemilik saham yang lain adalah Microsoft dengan jumlah 1,3%.
  • 25% perusahaan dilaporkan menolak pelamar setelah menyelidiki profil Facebook mereka.
  • 27% user Facebook tidak menampilkan status relasi mereka
  • 42% pria dan 63% wanita mengaku memakai Facebook untuk mencari mantan kekasih.
  • Facebook diterjemahkan dalam 76 bahasa.
  • Pengguna Facebook tertua berumur 104 tahun. Dia adalah Lilian Lowe yang berasal dari Wales.
  • Rata-rata pengguna Facebook punya 130 teman.
  • Facebook mempekerjakan 1700 karyawan di 12 negara.
  • Sebanyak 66.168 foto ditag di Facebook setiap menit.
  • 2.176.000 pesan privat dikirim via Facebook setiap 20 menit.
  • 35 juta orang mengubah status Facebooknya setiap hari.
  • 38 juta user Facebook mengunjungi halaman 'Texas HoldEm Poker' setiap bulan.
  • Facebook diestimasi bernilai 32 miliar poundsterling.

Tips Sukses SNMPTN | Cara Berhasil SNMPTN

Tips Sukses SNMPTN | Cara Berhasil SNMPTN – SMPTN (dulu bernama SPMB) merupakan salah satu hal yang paling ditunggu oleh para siswa, terutama setelah mereka lulus dari SMA. Banyak cara dilakukan oleh para siswa tersebut dalam menempuh SNMPTN agar bisa sukses dan berhasil diterima di universitas unggulan di berbagai kota di Indonesia. SNMPTN sendiri dibagi menjadi tiga jenis, yakni jalur IPA, yang terdiri dari materi soal IPA dan kemampuan umum, jalur IPS, yang terdiri dari materi soal IPS dan kemampuan umum, serta IPC, yakni kombinasi dari materi IPA dan IPS plus kemampuan umum. Kemampuan umum terdiri dari soal Bahasa Inggris, Matematika Dasar, dan Bahasa Indonesia.

Berikut ini akan admin sampaikan beberapa Tips Sukses SNMPTN / Cara Berhasil SNMPTN =
  • Kuatkanlah materi pada soal-soal kemampuan dasar, yakni matematika dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Dengan Anda menguasai tiga hal tersebut, maka 60% Anda mempunyai peluang untuk tembus di salah satu universitas favorit Anda.
  • Jika memiliki biaya untuk kursus, maka ikutilah salah satu Lembaga Bimbingan Belajar yang memiliki grade yang lumayan, karena di dalam materi pembelajaran suatu LBB tersebut biasanya diajarkan tentang cara-cara cepat dalam menjawab soal
  • Sering-seringlah latihan soal, terutama soal-soal SNMPTN 10 tahun terakhir. Soal SNMPTN biasanya jenis dan model soal nya sebagian memiliki kesamaan dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, biasanya ada juga soal-soal yang dikeluarkan kembali dari soal tahun sebelum-sebelumnya. So, dengan Anda menguasai pembahasan soal-soal SNMPTN tersebut, maka Anda juga paham tingkat kesulitan-kesulitan dalam soal SNMPTN.
  • Pilihlah universitas yang realistis dengan kemampuan, dan janganlah pilih kedua pilihan / ketiga pilihan universitas yang memiliki bobot yang seimbang. Jika IPA / IPS, usahakan pilihan satu berbobot tinggi dan pilihan 2 berbobot sedang/ rendah, tergantung dengan tingkat kemampuan Anda. Jika pilihan IPC, pilih pilihan satu tinggi, pilihan 2 sedang, dan pilihan ketiga rendah. Contoh, pilihan satu Teknik Elektro ITB, pilihan 2 Matematika Unair. Contoh lain, pilihan satu Akuntansi UNPAD, pilihan kedua Ilmu Antropologi Unair. Contoh IPC, pilihan satu Kedokteran Umum UGM, pilihan dua Psikologi UI, pilihan tiga Sasta Indonesia UI. Dengan begitu, maka peluan Anda untuk diterima di Universtas melalui jalur SNMPTN semakin besar.
  • Satu hari sebelum Anda tes SNMPTN, usahakan jangan belajar terlalu keras. Anda bisa jalan-jalan mungkin, karena hal tersebut dapat merefresh pikiran Anda yang telah berlatih keras di hari-hari sebelumnya.
  • Ketika tes berlangsung, pada saat Anda mengisi biodata diri, janganlah sampai salah satu pun, isilah data tersebut sesuai dengan yang Anda isi ketika mendaftar SNMPTN, karena satu kesalahan saja Anda mengarsir biodata, maka Anda akan GAGAL, meskipun Anda bisa mengisi jawaban-jawaban soal.
  • Ketika menjawab soal, usahakan kalau benar-benar tidak bisa menjawab, jangan diisi jawabannya. Namun, kalau itu fifty-fifty (seperti banyak soal menjebak di Bahasa Indonesia), Anda boleh tetap mengisi jawabannya. Kalaupun Anda mengawur, usahakan tak lebih dari tiga soal di tiap jenis materi ujian. Sistem penilaian SNMPTN memiliki bobot nilai jawaban +4 kalau benar, -1 kalau salah, dan 0 kalau tidak diisi. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam mengisi setiap jawaban soal.
  • Terakhir, tiada usaha tanpa beriringan dengan Doa. Berdoalah selalu agar Anda dapat diterima ketika SNMPTN, baik itu sebelum tes maupun sesudah tes. Tetap semangat :D
 from :
http://lintasterbaru.com/tips-sukses-snmptn-cara-berhasil-snmptn.html

Perbaikan Pendidikan Sangatlah Diperlukan

Tak ada salahnya pula jika kita melihat sisi lain dari dunia pendidikan di indonesia yang cenderung menjadi bisnis pendidikan karena ulah para oknum tertentu. Tak jarang pula bahwa kebanyakan para siswa yang sekolah atau kuliah hanya untuk mencari selembar ijasah dengan cara apapun meski termasuk perbuatan yang tidak baik.
Kasusnya ketika kita masih sekolah,pada umumnya banyak materi yang sebenarnay tidak perlu terlalu dipermasalahkan,akan tetapi banyak oknum yang menjadikan pendidikan sebagai bisnis pencetak uang. Siswa itu manusia ,bukablah alat untuk mencetak uang. Disini dapat kita lihat dengan maraknya lembaga yang mengatas namakan pendidikan untuk memberi bimbngan belajar pada seorang anak atau siswa,dalam bimbingan tersebut anak didoktrin dengan teori-teori instan yang sebenarnya tidak baik untuk perkembangannya. Akan tetapi hal ini tetap saja dilakukan oleh oknum tertentu,bukankah belajar dilakukan melalui proses yang bertahap? Lebih ironis lagi ketika(mohon maaf) banyak sekali kasus kecurangan dalam UAN yang semakin membudaya. Hal ini adalah hal yang menjadikan siswa malas untuk belajar dan cenderung mengejar nilai,bukan mengejar pengetahuan,perlu disadari bahwa pada era sekarang ini pendidkan formal hanya sebagai syarat untuk mencari ijasah bukan sarana mencari ilmu ataupun pola pikir yang lebih baik.
Hal tersebut  yang  ironis dan perlu kita renungkan bersama untuk membuat dunia pendidikan menjadi lebih baik dengan cara :
1.      Kita buka kembali mengenai prinsip dasar dalam hal pendidikan
2.      Kita tahu bahwa pendidikan bukanlah bisnis
3.      Pada dasarnya Proses pada pendidikan lebih  ditekankan kepada proses bukan orientasi pada hasil
4.      Pentingnya pelatihan softskill dalam dunia pendidikan kepada siswa

(thanks,semoga bermanfaat)
By : ARI TRI WINARNO(PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH UNNES 2011)

Definisi Syirik, Contoh Syirik dan Bahaya Syirik


Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia Telah berbuat dosa yang besar. (QS. An Nisa: 48)

Al Kholil Ibrohim alaihissalam berkata:

وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“.. dan jauhkanlah Aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrohim: 35)
Diriwayatkan dalam satu hadits, Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam bersabda:

إن أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر قالوا: يا رسول الله وما الشرك الأصغر ؟ قال الرياء

“Sesuatu yang paling aku khawatirkan kepada kalian adalah perbuatan syirik kecil. Para shohabat bertanya: Ya Rosululloh, apakah syirik kecil itu? Beliau menjawab: riya.” (HR. Ahmad)
Diriwayatkan dari shohabat Abdulloh bin Mas’ud rodiallohu anhu berkata: bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَدْعُوْ مِنْ دُوْنِ اللهِ نِدًّا دَخَلَ النَّارَ

“Barangsiapa mati dalam menyembah sesembahan selain Alloh sebagai tandingannya, maka masuklah ia kedalam neraka.” (HR. Bukhori)
Diriwayatkan oleh shohabat Jabir rodiallohu anhu bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam bersabda:

من لقي الله لا يشرك به شيئا دخل الجنة و من لقيه يشرك به شيئا دخل النار

“Barangsiapa menemui Alloh dalam keadaan tidak berbuat syirik kepada-Nya sedikitpun, pasti masuk surga. Sedangkan barangsiapa menemui-Nya dalam keadaan berbuat sesuatu kesyirikan kepada-Nya, pasti masuk neraka.” (HR. Muslim)
Kandungan pada ayat-ayat dan hadits-hadits di atas:
1. Syirik adalah perbuatan dosa yang harus ditakuti dan dijauhi.
2. Riya termasuk perbuatan syirik.
3. Riya termasuk syirik ashghor (kecil. Jadi syirik terbagi menjadi dua macam; yaitu syirik akbar (besar): memperlakukan sesuatu selain Alloh sama dengan Alloh, dalam hal-hal yang merupakan hak khusus baginya.
Syirik asghor (kecil: perbuatan yang disebutkan didalam Al Qur’an dan Hadits sebagai suatu kesyirikan tetapi belum sampai ke tingkat syirik akbar.
Adapun perbedaan di antara keduanya:
  • Syirik akbar menghapus semua/ seluruh amal kebajikan, sedangkan syirik ashghor hanya menghapuskan amalan yang disertainya saja.
  • Syirik akbar mengakibatkan pelakunya kekal di dalam Neraka, sedangkan syirik ashghor tidak sampai demikian.
  • Syirik akbar menjadikan pelakunya keluar dari Islam, sedangkan syirik ashghor tidak menyebabkan pelakunya keluar dari Islam.
4. Syirik ashghor ini adalah perbuatan dosa yang paling dikhawatirkan oleh Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam terhadap para shohabatnya, padahal mereka itu adalah orang-orang sholih.
5. Surga dan neraka benar-benar ada, dan keduanya merupakan makhluk ciptaan Alloh subhanahu wa ta’ala.
6. Barangsiapa mati dalam keadaan tidak berbuat syirik kepada Alloh sedikitpun, ia dijanjikan masuk surga. Tetapi barangsiapa meninggal dalam keadaan menyekutukan Alloh, maka ia akan masuk neraka jahannam, sekalipun banyak sekali peribadatan yang telah ia kerjakan.
7. Masalah penting, yaitu: bahwa Nabi Ibrohim memohon kepada Alloh untuk dirinya dan anak cucunya supaya dijauhkan dari perbuatan menyembah berhala.
8. Nabi Ibrohim mengambil pelajaran dari keadaan sebagian besar manusia, yaitu: bahwa mereka itu adalah sebagaimana kata beliau:

رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ

“Ya Robbku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia….. (QS. Ibrohim: 36)
9. Bab ini mengandung tafsiran kalimat “La Ilaha Illalloh”.
10. Keutamaan bagi orang yang dirinya bersih dari syirik. Yaitu masuk surga yang penuh dengan kenikmatan yang tiada tara, belum pernah terbetik dalam pikiran, dilihat oleh mata manusia.
Definisi syirik adalah lawan kata dari tauhid, yaitu sikap menyekutukan Allah secara dzat, sifat, perbuatan, dan ibadah. Adapun syirik secara dzat adalah dengan meyakini bahwa dzat Allah seperti dzat makhlukNya.
Bahaya-bahaya Syirik
Perbuatan syirik sangat berbahaya. Berikut ini beberapa bahaya yang akan menimpa orang-orang pelaku syirik.
Pertama, syirik adalah kezhaliman yang nyata. Allah berfirman, “Innasy syirka ladzlumun adziim(sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar).” [QS. Luqman (31): 13]. Mengapa disebut kezhaliman yang besar? Sebab dengan berbuat syirik seseorang telah menjadikan dirinya sebagai hamba makhluk yang sama dengan dirinya yang tidak berdaya apa-apa.
Kedua, syirik merupakan sumber khurafat. Sebab, orang-orang yang meyakini bahwa selain Allah –seperti bintang, matahari, kayu besar dan lain sebagainya– bisa memberikan manfaat atau bahaya, berarti ia telah siap melakukan segala khurafat dengan mendatangi para dukun, kuburan-kuburan angker, dan mengalungkan jimat di lehernya.
Ketiga, syirik adalah sumber ketakutan dan kesengsaraan. Allah berfirman, “Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zhalim.” [QS. Ali Imran (3): 151]
Keempat, syirik merendahkan derajat kemanusiaan si pelakunya. Allah berfirman, “Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” [QS. Al-Hajj (22): 31]
Kelima, syirik menghancurkan kecerdasan manusia. Allah berfirman, “Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan. Dan mereka berkata, ‘Mereka itu adalah pemberi syafa`at kepada kami di sisi Allah.’ Katakanlah, ‘Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) di bumi?’ Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka mempersekutukan (itu).” [QS. Yunus (10): 18]
Keenam, di akhirat nanti orang-orang musyrik tidak akan mendapatkan ampunan Allah dan akan masuk neraka selama-lamanya. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” [QS. An-Nisaa' (4): 116]
Allah juga berfirman, “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” [QS. Al-Maidah (5): 72]
Sebab-sebab Syirik
Ada tiga sebab fundamental munculnya prilaku syirik, yaitu al-jahlu (kebodohan), dha’ful iiman (lemahnya iman), dan taqliid (ikut-ikutan secara membabi-buta).
Al-jahlu sebab pertama perbuatan syirik. Karenanya masyarakat sebelum datangnya Islam disebut dengan masyarakat jahiliyah. Sebab, mereka tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Dalam kondisi yang penuh dengan kebodohan itu, orang-orang cendrung berbuat syirik. Karenanya semakin jahiliyah suatu kaum, bisa dipastikan kecendrungan berbuat syirik semakin kuat. Dan biasanya di tengah masyarakat jahiliyah para dukun selalu menjadi rujukan utama. Mengapa? Sebab mereka bodoh, dan dengan kobodohannya mereka tidak tahu bagaimana seharusnya mengatasi berbagai persoalan yang mereka hadapi. Ujung-ujungnya para dukun sebagai narasumber yang sangat mereka agungkan.
Penyebab kedua perbuatan syirik adalah dha’ful iimaan (lemahnya iman). Seorang yang imannya lemah cendrung berbuat maksiat. Sebab, rasa takut kepada Allah tidak kuat. Lemahnya rasa takut kepada Allah ini akan dimanfaatkan oleh hawa nafsu untuk menguasai diri seseorang. Ketika seseorang dibimbing oleh hawa nafsunya, maka tidak mustahil ia akan jatuh ke dalam perbuatan-perbuatan syirik seperti memohon kepada pohonan besar karena ingin segera kaya, datang ke kuburan para wali untuk minta pertolongan agar ia dipilih jadi presiden, atau selalu merujuk kepada para dukun untuk suapaya penampilannya tetap memikat hati orang banyak.
Taqliid sebab yang ketiga. Al-Qur’an selalu menggambarkan bahwa orang-orang yang menyekutukan Allah selalu memberi alasan mereka melakukan itu karena mengikuti jejak nenek moyang mereka. Allah berfirman, “Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, ‘Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji.’ Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” [QS. Al-A'raf (7): 28]
Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah.” Mereka menjawab, “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.” “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” [QS. Al-Baqarah (2): 170]
Apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul.” Mereka menjawab, “Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.” Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” [QS. Al-Maidah (5): 104]
Contoh syirik ada banyak. Di antaranya, pertama, menyembah patung atau berhala (al-ashnaam). Allah swt. menyebutnya dalam ayat berikut ini.
Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah, maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta. [QS. Al Hajj (22): 30]
Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya, “Wahai Bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?” [QS. Maryam (19): 42]
Menyembah matahari adalah bentuk syirik yang kedua. Allah menolak orang-orang yang menyebah matahari, bulan, dan atau bintang.


from :  http://www.kurmasahira.com

kepribadian (ANTROPOLOGI)


Antropologi sosial-budaya atau lebih sering disebut antropologi budaya berhubungan dengan apa yang sering disebut dengan etnologi. Ilmu ini mempelajari tingkah laku manusia, baik itu tingkah laku individu atau tingkah laku kelompok. Tingkah laku yang dipelajari disini bukan hanya kegiatan yang bisa diamati dengan mata saja, tetapi juga apa yang ada dalam pikiran mereka.
Pada manusia, tingkah laku ini tergantung pada proses pembelajaran. Apa yang mereka lakukan adalah hasil dari proses belajar yang dilakukan oleh manusia sepanjang hidupnya secara disadari atau tidak. Mereka mempelajari bagaimana bertingkah laku ini dengan cara mencontoh atau belajar dari generasi diatasnya dan juga dari lingkungan alam dan sosial yang ada disekelilingnya.
Inilah yang oleh para ahli antropologi disebut dengan kebudayaan. Kebudayaan dari kelompok -kelompok manusia, baik itu kelompok kecil maupun kelompok yang sangat besar inilah yang menjadi objek spesial dari penelitian-penelitian antropologi budaya. Dalam perkembangannya antropologi budaya ini memecah lagi kedalam bentuk bentuk spesialisasi atau pengkhususan disesuaikan dengan bidang kajian yang dipelajari atau diteliti.
Antropologi hukum yang mempelajari bentuk-bentuk hukum pada kelompok-kelompok masyarakat atau antropologi ekonomi yang mempelajari gejala -gejala serta bentuk-bentuk perekonomian pada kelompok-kelompok masyarakat adalah dua contoh dari sekian banyak bentuk spesialasi dalam antropologi budaya.
Maka kemudian, apa yang dimaksud dengan kepribadian atau personality itu? Kepribadian adalah susunan akal dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku dari tiap-tiap individu manusia itu (Koentjaraningrat, 2002: 102). Disini, peran antropologi budaya adalah meneliti tingkah laku yang dihasilkan dari suatu kepribadian. Kepribadian merupakan wujud dari tingkah laku seorang manusia. Budaya tersebut akhirnya muncul dari sekumpulan kepribadian juga. Setiap individu pasti mempunyai kepribadian yang berbeda satu dengan yang lain.
Kelompok-kelompok masyarakat memiliki visi yang sama namun orang-orang di dalamnya memiliki kepribadian yang berbeda. Mereka dapat menyatukan perbedaan menjadi masyarakat yang bersatu dan mempunyai suatu kebudayaan tersendiri.
Kelompok-kelompok masyarakat tersebut membentuk suatu sistem pranata sosial yang mempunyai aturan-aturan tersendiri yang telah disepakati bersama. Di dalam pranata sosial juga terdapat pola-pola yang bisa mempengaruhi kepribadian. Pola-pola itu mempengaruhi dalam bentuk akulturasi dan asimilasi.
Unsur-Unsur Kepribadian
1. Pengetahuan
Unsur-unsur yang mengisi akal dan alam jiwa seorang manusia yang sadar, secara nyata terkandung dalam otaknya. Dalam lingkungan individu itu ada bermacam-macam hal yang dialaminya melalui penerimaan pancaindera-nya serta alat penerima atau reseptor organismenya yang lain, sebagai getaran eter (cahaya dan warna), getaran akustik (suara), bau, rasa, sentuhan, tekanan mekanikal (berat-ringan), tekanan termikal (panas-dingin) dan sebagainya, yang masuk ke dalam sel-sel tertentu di bagian-bagian tertentu dari otaknya. Di sana berbagai proses fisik, fisiologi, dan psikologi terjadi, yang menyebabkan berbagai macam getaran tekanan tadi, kemudian diolah menjadi suatu susunan yang dipancarkan atau diproyeksikan oleh individu tersebut menjadi suatu penggambaran tentang lingkungan tadi. Seluruh proses akal yang sadar (conscious) tadi, dalam ilmu psikologi disebut “persepsi”.
2. Perasaan
Selain pengetahuan, alam kesadaran manusia juga mengandung berbagai macam perasaan. Kalau orang pada suatu hari yang luar biasa panasnya melihat papan gambar reklame minuman Green Spot berwarna yang tampak segar dan nikmat, maka persepsi itu menyebabkan seolah-olah terbayang di mukanya suatu penggambaran segelas Green Spot yang dingin dan penggambaran itu dihubungkan oleh akalnya dengan penggambaran lain yang timbul kembali sebagai kenangan dalam kesadarannya, menjadi suatu apersepsi1 tentang dirinya sendiri yang tengah menikmati segelas Green Spot dingin, manis, dan menyegarkan pada waktu hari sedang panas-panasnya yang seakan-akan demikian realistiknya sehingga keluarlah air liurnya. Apersepsi seorang individu yang menggambarkan diri sendiri sedang menikmati segelas Green Spot dingin tadi menimbulkan dalam kesadarannya suatu perasaan yang positif, yaitu perasaan nikmat dan perasaan nikmat itu sampai nyata mengeluarkan air liur.
Sebaliknya, kita dapat juga menggambarkan adanya seorang individu yang melihat sesuatu hal yang buruk atau mendengar suara yang tidak menyenangkan, mencium bau busuk, dan sebagainya. Persepsi-persepsi seperti itu dapat menimbulkan dalam kesadaran perasaan yang negatif, karena dalam kesadaran terkenang lagi misalnya bagaimana kita menjadi muak karena sepotong ikan yang sudah busuk yang kita alami di masa lampau. Apersepsi tersebut mungkin dapat menyebabkan kita menjadi benar-benar merasa muak apabila kita mencium lagi bau ikan busuk.
3. Dorongan Naluri
Kesadaran manusia menurut para ahli psikologi juga mengandung berbagai perasaan lain yang tidak ditimbulkan karena pengaruh pengetahuannya, melainkan karena sudah terkandung dalam organismenya, dan khususnya dalam gen-nya sebagai naluri. Kemauan yang sudah merupakan naluri pada tiap makhluk manusia itu, oleh beberapa ahli psikologi disebut “dorongan” (drive).
Ada tujuh macam dorongan naluri, yaitu :
  1. Dorongan untuk mempertahankan hidup.
  2. Dorongan seks.
  3. Dorongan untuk usaha mencari makan.
  4. Dorongan untuk bergaul atau berinteraksi dengan sesama manusia.
  5. Dorongan untuk meniru tingkah laku sesamanya.
  6. Dorongan untuk berbakti.
  7. Dorongan akan keindahan, dalam arti keindahan bentuk, warna, suara, atau gerak.
Materi dari Unsur-Unsur Kepribadian
Seorang ahli etnopsikologi, A.F.C. Wallace, pernah membuat suatu kerangka dimana terdaftar secara sistematikal seluruh materi yang menjadi objek dan sasaran unsur-unsur kepribadian manusia. Kerangka itu menyebut tiga hal yang pada tahap pertama merupakan isi kepribadian pokok, yaitu :
  1. Aneka warna kebutuhan organik diri sendiri, aneka warna kebutuhan serta dorongan organik maupun psikologi sesama manusia yang lain daripada diri sendiri. Sedangkan kebutuhan tadi dapat dipenuhi atau tidak dipenuhi oleh individu yang bersangkutan, sehingga memuaskan dan bernilai positif baginya, atau tidak memuaskan dan bernilai negatif.
  2. Aneka warna hal yang bersangkutan dengan kesadaran individu akan identitas diri sendiri atau identitas aku, baik aspek fisik maupun psikologinya, dan segala hal yang bersangkutan dengan kesadaran individu mengenai bermacam-macam kategori manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, benda, zat, kekuatan, dan gejala alam, baik yang nyata maupun yang gaib dalam lingkungan sekelilingnya.
  3. Berbagai macam cara untuk memenuhi. Memperkuat, berhubungan, mendapatkan, atau mempergunakan aneka warna kebutuhan dari hal tersebut di atas, sehingga tercapai keadaan memuaskan dalam kesadaran individu bersangkutan. Pelaksanaan berbagai macam cara dan jalan itu terwujud dalam aktivitas dari seorang individu.
Aneka Warna Kepribadian
Aneka warna materi yang menjadi isi dan sasaran dari pengetahuan, perasaan, kehendak, serta keinginan kepribadian serta perbedaan kualitas hubungan antara berbagai unsur kepribadian dalam kesadaran individu, menyebabkan adanya beraneka macam struktur kepribadian pada setiap manusia yang hidup di muka bumi, dan menyebabkan bahwa kepribadian tiap individu itu unik, berbeda dengan kepribadian individu yang lain.
Ilmu antropologi, dan juga ilmu-ilmu sosial lainnya seperti sosiologi, ilmu ekonomi, ilmu politik, dan lain-lain, tidak mempelajari individu. Ilmu-ilmu itu mempelajari seluruh pengetahuan, gagasan, dan konsep yang umum hidup dalam masyarakat — artinya pengetahuan, gagasan, dan konsep yang dianut oleh sebagian besar warga sesuatu masyarakat, yang biasanya disebut “adat istiadat” (customs). Ilmu-ilmu itu juga mempelajari tingkah laku umum, yaitu tingkah laku yang menjadi pola bagi sebagian besar warga sesuatu masyarakat yang diatur oleh adat istiadat tadi. Seluruh kompleks tingkah laku umum berwujud pola-pola tindakan yang saling berkaitan satu dengan yang lain itu disebut sistem sosial (social system).

Peran Orang Tua dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini




Telah banyak kajian-kajian yang mengkaji mengenai  pengaruh peran orang tua terhadap perkembangan anak usia dini. Peran orang tua dalam hal mendidik anak-anak sangatlah berpengaruh,hal ini bisa diamati dengan adanya kebiasaan-kebiasaan yang dimiliki oleh anak usia dini dalam kehidupan sehari-hari seperti cara berbicara,cara bergaul dan cara bermain dengan teman sebayanya. Pola asuh yang dilakukan oleho orangtua sangatlah berbeda-beda dan pengruhnya pun juga sangat berbeda-beda ,hal ini sesuai dengan pernyataan Dorothy Law Nolte yaitu:
“Jika anak dibesarkan dengan celaan,ia akan belajar memaki. Jika anak dibesarkan dengan permusuhan ,ia akan belajar berkelahi. Jika anak dbesarkan dengan cemoohan ,ia akan belajar rendah diri. Jika anak dibesarkan dengan penghinaan,ia akan menyesali diri. Jika anak dibesarkan dengan toleransi ,ia akan belajar menahan diri. Jika anak dibesarkan dengan pujian(motivasi),ia akan belajar menghargai. Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakukan,ia akan belajar keadilan. Jika anak dibesarkan dengan rasa aman ,ia belajar menaruh kepercayaan. Jika anak dibesarkan dengan dukungan,ia akan belajar menyenangi diri. Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatn ,ia belajar menemkan cinta di dalam kehidupan”
            Pernyataan Dorothy tersebut menunjukkan bahwa lingkungan terutama lingkungan keluarga akan membentuk sikap dan perilaku anak. Setiap orang tua tentu saja menginginkan hal yang terbaik bagi anak. Namun pada kenyataannya masih terdapat hal-hal yang tidak diinginkan seperti adanya pola asuh yang kurang sesuai. Pola asuh yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak sangatlah berpengaruh dengan keperibadian serta perkembangan anak usia dini meliputi fisik,mental,moral,maupun spiritual anak usia dini tersebut,sebelum mengkaji mengenai pengaruh peran orang tua terhadap perkembangan anak usia dini,kita klasifikasikan terlebih dahulu mengenai pola asuh orang tua kepada anaknya. Pola asuh tersebut antara lain :
a.       Otoriter     : pola ini menggunakan pendekatan yang memaksakan kehendak orang tua kepada anak. Anak harus menurut orang tua. Kemauan orang tua harus dituruti,anak tidak boleh mengeluarkan pendapat.
b.      Permisif     : Orang tua membolehkan anaknya berbuat apa saja,pada pola asuh ini anak cenderung dimanjakan oleh orang tua.
c.       Mandiri     : orang tua sangat memperhatikan kebutuhan anak dan mencukupinya dengan pertimbangan faktor kepentingan dan kebutuhan.
Melihat mengenai pola asuh yang diberikan oleh orang tua yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda juga memiliki dampak yang berbeda-beda pula. Dampak tersebut antara lain sebagai berikut :
Otoriter
Anak menjadi penakut,pencemas,menarik diri dari pergaulan,kurang adaptif,kurang tujuan,mudah curiga pada orang lain dan mudah stres.
Permisif
Anak menjadi agresif,tidak patuh pada orangtua,manja,sok kuasa,kurang mampu mengontrol diri,dan kurang intens mengikuti pelajaran disekolah.
Mandiri
Anak mudah mandiri,mempunyai kontrol diri,percaya diri,dapat mudah beradaptasi,mampu menghadapi stres,patuh,berorientasi pada kemajuan.

Dengan melihat kecenderungan tersebut hendaknya dalam mendidik anak haruslah diperhatikan dengan baik. Karena proses mendidik anak dengan baik akan beorientasi pula pada hasil yang baik pula. Sebaliknya jika mendidik anak dengan proses yang buruk akan memiliki hasil yang buruk pula. Pola asuh yang digunakan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari dapat pula diajarkan kepada anak dengan cara-cara sederhana seperti berikut ini :
a.       Berbagi makanan dengan teman. Dengan cara ini anak akan belajar bagaiman ia akan membantu dan saling berbagi dengan orang lain.
b.      Menabung . dengan cara ini setidaknya anak akan belajar berhemat ,hal ini akan dibawa kelak ia akan menjadi orang dewasa.
c.       Mengajak anak untuk selalu beribadah. Dengan mengajak anak untuk beribadah,maka kecerdasan spiritualnya akan tertanam sejak dini.
d.      Selalu mengenalkan anak dengan orang-orang terdekat atau saudara(tetangga). Dengan cara ini anak akan belajar bahwa ia tidak hidup secara individual melainkan hidup bersama dengan orang lain.
e.       Memberi motivasi anak melalui dongeng. Dengan cara memberi cerita kepada anak dengan cerita yang membangkitkan motivasi,anak akan belajar bagaimana ia akan menemukan jati diri dan semangat untuk berbuat baik. Contoh dongeng mengenai 3 ekor katak,kura –kura dan kelinci serta cerita yang lainnya.
Kasus-kasus yang berada dalam kenyataan sehari-hari sangatlah banyak,dalam artikel ini penulis memberi contoh kasus mengenai pola asuh orang tua yang berupa perlakuan otoriter,permisif dan mandiri.
a.       Otoriter
Kasus mengenai pola asuh orang tua yang otoriter pada keluarga Pak S(Inisial) ,Pak S dan Bu S sering memperlakukan anaknya secara otoriter. Anak Pak S sering diperlakukan secara paksa untuk melakukan suatu hal misalnya dipaksa untuk ikut berjualan saat anak sedang ingin istirahat,serta sering Pak S dan Bu S berbuat kasar terhadap anak. Sehingga anak dari Pak S dan Bu S sulit sekali untuk bergaul dengan teman sebayanya dan penakut.
b.      Permisif
Pola asuh orang tua yang permisif pun tidak baik untuk anak. Kasus ini dilakukan oleh Keluarga Pak P(inisial),Pak P dan Bu P sering memanjakan anaknya misalnya anak sering dituruti kemauannya dan juga anak dari Pak P dan Bu P sering diperbolehkan untuk membeli apapun meski belum tahu manfaatnya. Akibat dari hal ini anak dari Pak P menjadi manja,menentang orang tua dan cenderung agresif.
c.       Mandiri
Pola asuh keluarga Pak G(inisial),selalu mengajarkan tentang kemandirian seperti menabung,belajar,dan membiasakan diri dengan hal-hal positif seperti beribadah maupun membuang sampah pada tempatnya. Dari hal ini anak Pak G menjadi anak yang mandiri dan terlihat lebih cerdas dari anak-anak sebayanya.